<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinar Market &#187; Emas</title>
	<atom:link href="http://dinarmarket.com/tag/emas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dinarmarket.com</link>
	<description>World of Gold Dinar</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Dec 2009 05:53:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Berapa Jumlah Dinar yang Kita Perlukan?</title>
		<link>http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html</link>
		<comments>http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 05:24:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DinarMarket</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi Dinar]]></category>
		<category><![CDATA[Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Dinar Emas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasardinar.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum membahas detil kebutuhan finansial bagi pribadi dan keluarga kita, terlebih dahulu perlu dipahami adanya dua jenis kebutuhan finansial yaitu kebutuhan yang dapat diprediksi dan kebutuhan finansial yang tidak dapat diprediksi.
Kebutuhan finansial yang bisa diprediksi membutuhkan pengumpulan sejumlah dana dalam periode tertentu sehingga pada saat dibutuhkan dana tersebut tersedia. Contoh kategori ini adalah dana pergi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum membahas detil kebutuhan finansial bagi pribadi dan keluarga kita, terlebih dahulu perlu dipahami adanya dua jenis kebutuhan finansial yaitu kebutuhan yang dapat diprediksi dan kebutuhan finansial yang tidak dapat diprediksi.</p>
<p>Kebutuhan finansial yang bisa diprediksi membutuhkan pengumpulan sejumlah dana dalam periode tertentu sehingga pada saat dibutuhkan dana tersebut tersedia. Contoh kategori ini adalah dana pergi haji, dana pendidikan anak, dana untuk pembelian rumah dan lain sejenisnya.</p>
<p>Kebutuhan finansial yang tidak dapat diprediksi bisa timbul kapan saja atau tidak timbul sama sekali. Dari kategori ini ada kebutuhan finansial yang bisa timbul kapan saja dan pasti terjadi, hanya waktunya yang tidak diketahui seperti kebutuhan biaya-biaya yang terkait dengan kematian anggota keluarga atau konsekwensi dari kematian anggota tersebut. Ada pula kebutuhan finansial yang bisa terjadi kapan saja tetapi mungkin juga tidak terjadi sama sekali seperti biaya-biaya yang terkait dengan risiko kesehatan, bencana alam, kecelakaan dan sejenisnya. Jenis kebutuhan finansial yang kedua ini yang pada umumnya diatasi melalui tolong menolong atau bentuk modernnya dikelola oleh Takaful atau asuransi syariah.</p>
<p><span id="more-86"></span></p>
<p>Selain dapat tidaknya suatu kebutuhan finansial diprediksi, kebutuhan ini juga dapat dikelompokkan menjadi kebutuhan kebutuhan tunai dan kebutuhan pendapatan sebagai berikut :</p>
<p>KEBUTUHAN TUNAI<br />
Dana Pendidikan<br />
Dana Darurat<br />
Dana Pelunasan Hutang<br />
Dana Penyelesaian Warisan</p>
<p>KEBUTUHAN PENDAPATAN</p>
<p>Kebutuhan Esensial Makanan<br />
Pakaian<br />
Perumahan<br />
Perawatan Rumah<br />
Transportasi<br />
Bahan Bakar<br />
Perawatan Kesehatan<br />
……</p>
<p>Kebutuhan Tidak Esensial Perayaan Ulang Tahun<br />
Liburan<br />
Peralatan Olah Raga<br />
Baju Pesta<br />
Kwalitas Makanan<br />
…</p>
<p>Sekarang kita coba menghitung kebutuhan Dinar untuk kelompok pertama yaitu Kebutuhan Tunai.</p>
<p>Untuk mudahnya dipahami, saya menggunakan contoh keluarga imaginer &#8211; katakanlah keluarga Abdullah dengan profil sebagai berikut :</p>
<blockquote><p>Di Keluarga Abdullah, saat ini hanya Pak Abdullah yang bekerja. Usia Pak. Abdullah saat ini adalah 44 tahun dan merencanakan ‘pensiun’ dari pekerjaan sekarang dalam 11 tahun kedepan atau pada usia 55 tahun. Pak Abdullah memiliki tiga orang putra yang saat ini masing-masing berusia 18 tahun, 14 tahun dan 8 tahun. Pak Abdullah ingin anaknya semua dapat menyelesaikan perguruan tingi. Selain dari pada itu beliau juga ingin keluarganya tetap mandiri dan tidak menjadi beban orang lain sampai akhir usia Bapak dan Ibu Abdullah yang berdasarkan statistik harapan hidup rata-rata di Indonesia bisa mencapai 70 tahun. Sebagai muslim yang taat, sementara mengusahakan kehidupan di dunia yang mandiri, keluarga Abdullah tidak ingin kehilangan kesempatan beramal semaksimal mungkin. Oleh karenanya keluarga Abdullah ingin terus meningkatkan Sedeqah-nya sehingga mencapai 1/3 dari penghasilannya sampai akhir hayatnya. Karena didorong oleh keinginanya untuk meng-akhiri usianya dengan usia dan amal terbaik, maka beberapa tahun terakhir keluarga Abdullah telah merintis usaha untuk skala rumah tangga. Pak Abdullah juga merencanakan pergi haji berdua dengan istri dua tahun dari sekarang.</p></blockquote>
<p>Untuk menyederhanakan pendekatan kebutuhan Dinar keluarga Abdullah, langkah pertama yang dibutuhkan untuk perencanaan finansial adalah dibuatnya kerangka waktu atau time frame.</p>
<p>Perencanaan finansial akan selalu perlu time frame agar bisa tahu kapan dana tunai dan dana pendapatan dibutuhkan. Berdasarkan uraian diatas, maka secara garis besar kerangka waktu perencanaan finansial keluarga Abdullah dapat digambarkan dalam illustrasi berikut:</p>
<p>Dari ilustrasi tersebut kita sudah bisa memetakan beberapa kebutuhan tunai dan kapan dibutuhkan.</p>
<p>Karena Dinar tidak terpengaruh oleh inflasi, maka hal ini memudahkan kita dalam membuat rencana jangka panjang.</p>
<p>Misalnya kita tahu bahwa saat ini masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia perlu sekitar Rp 50 juta &#8211; maka anggaran 50 Dinar- pastilah cukup. kalau 50 Dinar cukup untuk masuk perguruan tinggi sekarang, insyaallah pada saat anak ke 2 Pak Abdullah yang akan masuk perguruan tinggi dua tahun lagi juga akan cukup dianggarkan 50 Dinar. Demikian pula anaknya yang ketiga yang akan masuk perguruan tinggi 9 tahun yang akan datang.</p>
<p>Biaya pergi haji juga demikian. Untuk tahun ini biaya ONH biasa termasuk uang saku 30 Dinar cukup &#8211; maka dua tahun lagi dengan jumlah Dinar yang sama insyaallah juga akan cukup. Untuk pergi haji berdua Pak Abdullah hanya akan membutuhkan dana 60 Dinar.</p>
<p>Apabila Pak Abdullah juga membutuhkan dana darurat untuk jaga-jaga biaya sakit dlsb. misalnya 50 Dinar, maka kebutuhan tunai Pak Abdullah yang perlu direncanakan pengadaannya adalah 50+2&#215;30+50+50 atau 210 Dinar, 160 Dinar dibutuhkan dalam jangka pendek (2 tahun) dan sisanya masih 9 tahun lagi.</p>
<p>Untuk menghitung Kebutuhan Pendapatan pada masa pensiun insyaallah akan saya tulis pada kesempatan berikutnya.</p>
<p>Sumber: Geraidinar.com</p>
............................................. <br>Search terms: <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html" title="1 dinar berapa dolar">1 dinar berapa dolar</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html" title="biaya haji berapa dinar">biaya haji berapa dinar</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html" title="contoh ilustrasi dana pelunasan hutang">contoh ilustrasi dana pelunasan hutang</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html" title="dinar islam tahun 2009">dinar islam tahun 2009</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html" title="dinar: perlukan?">dinar: perlukan?</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html" title="kaos saku haji">kaos saku haji</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html" title="kebutuhan apa makanan yang kita perlukan">kebutuhan apa makanan yang kita perlukan</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html" title="kebutuhan makan apa saja yang kita perlukan dan berapa jumlahnya ?">kebutuhan makan apa saja yang kita perlukan dan berapa jumlahnya ?</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html" title="satu karat berapa gram?">satu karat berapa gram?</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html" title="berapa uang saku untuk haji">berapa uang saku untuk haji</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 0.762 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dinarmarket.com/2009/12/berapa-jumlah-dinar-yang-kita-perlukan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tempat Jual Beli Dinar Emas (Dinar Islam)</title>
		<link>http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html</link>
		<comments>http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 05:12:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DinarMarket</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi Dinar]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Dinar]]></category>
		<category><![CDATA[Dirham]]></category>
		<category><![CDATA[Emas]]></category>
		<category><![CDATA[tempat jual dinar]]></category>
		<category><![CDATA[tempat jual emas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasardinar.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Untuk membeli dinar emas (dinar islam) dan dirham perak, silakan mengunjungi gerai dinar kami di: dinar.web.id.
Spesifikasi dinar: berat 4.25 gram ; Kadar 22 karat (91.7% emas ; 8.3% perak). Masing-masing koin disertai sertifikat yang diakreditasi oleh KAN (Komite Akreditasi Nasional) dan LBMA (London Bullion Market Association). Dinar dan dirham tersebut diproduksi oleh Logam Mulia, PT. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk membeli dinar emas (dinar islam) dan dirham perak, silakan mengunjungi gerai dinar kami di: <strong><a title="Jual beli dinar dirham" href="http://dinar.web.id/" target="_self">dinar.web.id</a></strong>.</p>
<p>Spesifikasi dinar: berat 4.25 gram ; Kadar 22 karat (91.7% emas ; 8.3% perak). Masing-masing koin disertai sertifikat yang diakreditasi oleh KAN (Komite Akreditasi Nasional) dan LBMA (London Bullion Market Association). Dinar dan dirham tersebut diproduksi oleh Logam Mulia, PT. Aneka Tambang. TBK. Badan Usaha Milik Negara (BUMN).</p>
............................................. <br>Search terms: <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html" title="tempat jual emas">tempat jual emas</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html" title="tempat jual dinar">tempat jual dinar</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html" title="jual dinar emas">jual dinar emas</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html" title="tempat beli dinar">tempat beli dinar</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html" title="jual beli dinar">jual beli dinar</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html" title="tempat membeli dinar">tempat membeli dinar</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html" title="gerai dinar">gerai dinar</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html" title="jual beli dinar emas">jual beli dinar emas</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html" title="dinar islam">dinar islam</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html" title="tempat pembelian dinar">tempat pembelian dinar</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.115 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dinarmarket.com/2009/12/tempat-jual-beli-dinar-emas-dinar-islam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Investasi Emas / Dinar Turun ke Peringkat Ke-3</title>
		<link>http://dinarmarket.com/2009/12/investasi-emas-dinar-turun-ke-peringkat-ke-3.html</link>
		<comments>http://dinarmarket.com/2009/12/investasi-emas-dinar-turun-ke-peringkat-ke-3.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 07:34:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DinarMarket</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dinar Dirham]]></category>
		<category><![CDATA[Dinar]]></category>
		<category><![CDATA[Dirham]]></category>
		<category><![CDATA[Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Dinar]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Dinar Emas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasardinar.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini saya tujukan pada temen-temen ahli investasi yang sering mengkritik saya bahwa membeli Dinar atau Emas tidak bisa dikatakan sebagai investasi, karena emas atau Dinar tidak bisa tumbuh setelah dibeli – bendanya ya itu-itu saja, tidak bertambah.
Biasanya kalau mendapat challenge semacam ini; saya selalu respon bahwa yang dikatakan temen-temen tersebut benar adanya – apabila [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini saya tujukan pada temen-temen ahli investasi yang sering mengkritik saya bahwa membeli Dinar atau Emas tidak bisa dikatakan sebagai investasi, karena emas atau Dinar tidak bisa tumbuh setelah dibeli – bendanya ya itu-itu saja, tidak bertambah.</p>
<p>Biasanya kalau mendapat challenge semacam ini; saya selalu respon bahwa yang dikatakan temen-temen tersebut benar adanya – apabila uang kita atau timbangan yang kita gunakan sudah emas atau Dinar.  Emas atau Dinar bila diukur atau ditimbang dengan timbangan emas atau Dinar juga – maka jumlah fisiknya memang tidak bertambah.</p>
<p>Sebaliknya bila uang kita atau timbangan yang kita pakai masih Rupiah atau uang kertas lainnya, maka nilai emas atau Dinar yang kita beli jelas tumbuh jauh lebih tinggi – dari investasi bentuk lainnya seperti saham, deposito, reksadana dlsb.</p>
<p><span id="more-70"></span><br />
Dalam istilah ekonomi dan keuangan, investasi adalah tindakan aktif mengarahkan sumber daya dengan tidak mengkonsumsinya sekarang untuk diambil manfaat atau keuntungannya di masa datang. Investasi berasal dari bahasa latin vestis yang artinya baju, maksudnya adalah perpindahan sesuatu dari satu saku baju ke saku lainnya – untuk dimanfaatkan kemudian atau diperolehnya peningkatan nilai (capital gain).</p>
<p>Jadi dari sudut pandang Rupiah atau uang kertas lainnya, bagaimana tidak bisa dikatakan sebagai investasi – lha wong naruh uang di bank dengan pertumbuhan nilai 6-9 % saja dikatakan sebagai investasi; membeli reksadana atau saham yang tahun lalu bisa memberikan hasil minus lebih dari 50 % juga dikatakan sebagai investasi, masa’ membeli Dinar atu Emas yang setahun terakhir pertumbuhan nilainya tumbuh hampir mencapai  50% tidak bisa dikatakan sebagai investasi ?.</p>
<p>Sebaliknya saya setuju bila sudut pandang kita sudah menggunakan emas atau Dinar; bahwa hanya membeli emas atau Dinar tanpa diproduktifkan lebih lanjut (seperti program qirad dlsb) bukanlah investasi – karena jumlah fisiknya tetap, tidak bertambah.</p>
<p>Namun bila sudut pandang emas atau Dinar ini yang kita gunakan, maka pembandingnya yaitu uang kertas Rupiah atau uang kertas lainnya juga harus dilihat dari kacamata emas atau Dinar.  Dari ulasan saya sebelumnya tanggal 28 Feb ’09 dapat kita lihat bahwa sejak Januari 2000 sampai sekarang, rupiah telah mengalami penurunan nilai 83% dan Dollar mengalami penurunan nilai 71 % terhadap emas atau Dinar.</p>
<p>Untuk melihat masalah ini dari perspektif yang adil – yaitu dari dua sisi Rupiah dan Dinar , maka grafik diatas bisa membantu. Rupiah bila dilihat dari Dinar, nilainya terus turun. Sebaliknya Dinar bila dilihat dari Rupiah, nilainya terus naik.</p>
<p>Dari dua sudut pandang tersebut diataslah maka positioning Dinar diawal-awal penyebarannya oleh GeraiDinar kita bahasakan sebagai alat untuk Investasi dan Proteksi Nilai. Investasi adalah bila kita melihat Dinar dari kacamata Rupiah, sedangkan Proteksi Nilai apabila sudut pandang kita sudah menggunakan Dinar itu sendiri.</p>
<p>Kini positioning tersebut sudah tidak lagi terlalu kami tekankan, karena setelah Dinar menyebar luas di masyarakat – positioning Dinar akan secara otomatis namun bertahap menjadi  uang yang real lengkap dengan tiga fungsinya yaitu sebagai Alat Tukar (Medium of Exchange), sebagai Timbangan yang Adil atau Penentu Nilai/Harga (Unit of Account) dan sebagai Penyimpan Nilai (Store of Value).</p>
<p>Kalau toh Dinar dianggap sebagai investasi karena hasilnya yang jauh lebih tinggi dari Deposito dan jauh lebih stabil dibandingkan dengan saham, dulu Dinar saya posisikan hanya sebagai investasi nomor dua setelah usaha di sector riil yang berjalan dengan baik. Setelah kita bertambah tua, horizon  investasi kita harus mulai melihat lebih jauh lagi kedepan – tidak terbatas dengan apa yang bisa kita nikmati hasilnya di dunia, tetapi investasi kita juga harus menjadi bekal (Asset) dan bukan beban (Liability) kita di akhirat kelak.</p>
<p>Jadi investasi emas atau Dinar kini saya turunkan peringkatnya ke peringkat tiga saja setelah sector riil yang berjalan dengan baik di peringkat dua; peringkat pertamanya di duduki Infaq dan Shadaqah yang hasilnya bisa mencapai lebih dari 700 kali lipat,…J. Amin.</p>
<p>Sumber: Geraidinar.com</p>
............................................. <br>Search terms: <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/investasi-emas-dinar-turun-ke-peringkat-ke-3.html" title="1 dinar ke rupiah">1 dinar ke rupiah</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/investasi-emas-dinar-turun-ke-peringkat-ke-3.html" title="geraidinar">geraidinar</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/investasi-emas-dinar-turun-ke-peringkat-ke-3.html" title="investasi peringkat">investasi peringkat</a>, <a href="http://dinarmarket.com/2009/12/investasi-emas-dinar-turun-ke-peringkat-ke-3.html" title="keuntungan investasi emas dibanding dinar">keuntungan investasi emas dibanding dinar</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 0.891 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dinarmarket.com/2009/12/investasi-emas-dinar-turun-ke-peringkat-ke-3.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

